Berdzikir dalam mengingat Alloh
Sangat Utama Berdzikir dengan Kholbi,yaitu memanfaatkan potensi Hati dari kekosongan dan kehampaan
yang mana bisa menjadikan si empunya Kholbi tidak fokus pada segala hal yang dilakukanya,
karena dipengaruhi oleh kimia tubuh dari apa yang telah dikonsumsi dan suasana lingkungan
yang sangat dominan berpengaruh yang berakibat kekacauan perasaan sehingga pemilik Kholbi
merasakan penderitaan atau ketidak nyamanan dalam menjalankan takdir dari Illahi Robbi,ketika
tidak berdzikir.
Kekosongan dan kehampaan Kholbi hanya akan membuka peluang syetan mendekam dan
mengguriskan pesan ingkar dari fitrah insani sehingga pemilik Kholbi dalam kendalinya sepanjang setan tetap tinggal dengan gratis di dalam Kholbi secara cuma-cuma (free of charge).
Lebih Utama Berdzikir dengan Lisan,yaitu memanfaatkan potensi volume suara dan energy yang dilepaskan
dengan selalu berkata baik,benar dan menyenangkan karena Alloh,dengan tidak melepas volume dan energy
suara yang hanya menambah catatan dosa.
Pemanfaatan volume dan energy suara yang terlepas benar-benar karena Alloh (diam itu emas-
dan ketika harus bersuara yang benar itulah berlian).
Paling Utama Berdzikir dengan Perbuatan,yaitu memanfaatkan energy tubuh dan pikiran berdasar
perintah-perintah dan anjuran serta kuwajiban dengan menjadikan kesadaran sebagai pelepasan energy
hidup karena ridho,hidayah,inayah dan taufik serta mahroja dari Illahi Robbi,dengan selalu berbuat karena Alloh.
Pemanfaatan energy tubuh dan pikiran jangan jadi sia-sia yang hanya akan mengantar pemilik energy
ke lembah hina,sangat disayangkan dan memang hidaup adalah perbuatan bukan slogan belaka.
Semoga Alloh memperjalankan kita pada takdir yang diridhoi serta mendapat hidayah Nya,
insya Alloh yang bisa merubah takdir hanya Do'a.Amiiiiiiin
Semua saudaraku mari tetap semangat berbondong-bondong menuju tempat terhormat disisi Illahi Robbi.
Hormat dari saudaramu.
No comments:
Post a Comment